Jegeg Bagus Blasman 2026 baru saja diselenggarakan sebagai rangkaian Blassera.
Telah terpilih Jegeg dan Bagus Blasman terbaru dengan segala proses yang sudah mereka
lalui. Adapun proses seleksi sudah dilakukan mulai dari bulan Oktober, yang dilanjutkan
dengan seleksi tes tulis dan wawancara dengan terpilihnya delapan pasang jegeg bagus
yang terdiri dari kelas X dan XI.
Para finalis sangat antusias mengikuti segala proses, mulai dari mengikuti
pembekalan atau karantina yang dilakukan selama tiga hari. Pembekalan diisi dengan
agenda yang sangat penting untuk bekal mereka, baik secara hard skill dan tentunya juga
soft skill. Karena untuk menjadi seorang Jegeg dan Bagus Blasman, tidak cukup hanya
tampil rupawan, namun lebih dari itu diselaraskan dengan pemikiran dan perilaku yang baik.
Mulai dari pelatihan public speaking, wawasan mengenai manajemen sekolah, bijak dalam
bermedia sosial, dan penguatan kerja saja dalam sebuah tim dengan diadakannya team
building yang diisi dengan permainan seru dan mengasah kekompakan.
Tidak dapat dipungkiri bahwa untuk menjadi Jegeg Bagus Blasman perlu persiapan
yang baik dan matang. Kepercayaan diri, wawasan pengetahuan terhadap isu sosial,
budaya, lingkungan sekitar, serta karakter diri yang baik menjadi senjata pamungkas bagi
masing-masing finalis. Suka maupun duka mereka lewati selama dua bulan terakhir. Finalis
juga diberikan pelatihan catwalk dan juga koreo untuk penampilan mereka yang memukau
pada saat Grand Final Jegeg Bagus Blasman.
Tibalah saat yang dinantikan, puncak pemilihan Jegeg Bagus Blasman dilaksanakan
pada Senin, 19 Januari 2026 di Wantilan Pura Dalem, Blahbatuh. Kedelapan pasang
finalis tampil dengan memukau dan maksimal. Diawali dengan opening dance, perkenalan
masing-masing finalis disertai dengan bebanyolan yang menghibur. Dilanjutkan dengan
memperebutkan tempat untuk lima besar. Finalis yang lolos ke lima besar diberikan
pertanyaan dengan materi yang melingkupi mengenai isu sosial terkini, wawasan
kebhinekaan, lingkungan, dan tentunya wawasan mengenai sekolah. Dari lima besar,
terpilihlah tiga pasang finalis yang melenggang lolos ke tiga besar, yaitu I Gusti Ayu Rai
Chanda Narayani, Ni Luh Putu Indah Novianti, Wayan Cleo Danendra, Ngakan Ketut
Adi Haryajna, dan I Komang Suja Karma Mahaputra. Jawaban yang diutarakan oleh
masing-masing finalis sangat mencerminkan bahwa brain, beauty, behavior menjadi
pedoman bagi mereka.
Rasa gugup yang mereka rasakan sirna setelah jawaban sudah terlontar dengan
yakin. Hasil akhir pun diperoleh dengan terpilihnya Ni Luh Putu Indah Novianti sebagai
Jegeg dan Ngakan Ketut Adi Haryajna sebagai Bagus Blasman 2026. Kemudian untuk
runner up 1 diraih oleh Ni Made Wina Lestari dan Wayan Cleo Danendra, serta runner
up 2 I Gusti Ayu Rai Chanda Narayani dan I Komang Suja Karma Mahaputra. Selain itu
terpilih pula dari kategori Jegeg dan Bagus Media Sosial, Jegeg dan Bagus Favorite, serta
Jegeg dan Bagus Intelegsia.
Segala upaya yang mereka lalui selama proses persiapan hingga puncak
pelaksanaan sudah berbuah manis dan juga sebagai pembelajaran yang bermakna untuk
semua finalis. Menang dan kalah bukanlah acuan kesuksesan, namun menjadi pribadi yang
lebih mengenai diri dan berani mencoba sesuatu di luar zona nyaman adalah keberhasilan
yang tidak tertandingi.
Melalui ajang pemilihan Jegeg Bagus Blasman dan dengan terpilihnya Jegeg Bagus
Blasman 2026 ini dapat menjadi cerminan insan-insan muda Blasman yang percaya dengan
kemampuan diri sendiri, selalu ingin mengasah diri, dapat bertumbuh dan berkembang
menjadi pribadi yang lebih baik. Sesuai dengan tagline Jegeg Bagus Blasman, yaitu
“Berdaya, Berkarya, Berbudaya”.


























