SISYA UPANAYANA SEBAGAI PROSES PENYUCIAN DIRI
Sisya upanayana
merupakan proses penyucian spiritual
sebagai kesiapan diri untuk menerima ilmu pengetahuan bagi murid baru. Tujuan dan
makna dari upacara ini adalah penyucin diri, mempertajam pikiran, pengembangan
karakter, kesiapan menuntut ilmu.
SMA Negeri 1 Blahbatuh melaksanakan siswa upanayana bertepatan dengan hari tilem yang di puput oleh Ida Pedande Kekeran Blahbatuh, acara di ikuti oleh seluruh murid baru kelas X di damping oleh semua guru beserta staf pegawai dan di bantu oleh seluruh anak-anak Osis.
Adapun rangkain upacara sisya upanayana yang dilaksanakan SMA Negeri 1 Blahbatuh adalah melaksanakan persembahyangan bersaama, natab banten yang bermakna kesiapan dan pembersihan diri sebelum menerima ilmu pengetahuan. Setelah natab banten murid menggunakan karawista sebegai simbol untuk mempertajam pikiran dan dilanjutkan dengan benang upawita sebagai simbol meninggalkan sifat buruk ( benang merah) dan menumbuhkan sifat baik serta kedewasaan (benang putih)
Segala prosesi
upacara sisya upanayana SMA Negeri 1 Blahbatuh berjalan Khidmat. Setelah prosesi
sisya upanayana dilanjutkan dengan Dharma wacana dari Ida Pedande Kekeran. Semua
murid kelas X, guru dan staf pegawai SMA Negeri 1 Blahbatuh mengikuti Dharma
Wacana.
Dengan dilaksanakannya
Sisya upanayana dan Dharma Wacana diharapkan murid baru siap menerima Pendidikan,
mampu menyucikan diri, mempertajam pikiran, meningkatkan nilai-nilai spiritual,
dan mampu membentuk karakter yang luhur.








